oleh

Polsek Ampana Kota Amankan 8 Remaja Diduga Hirup Lem Fox

TOUNA – Fenomena remaja menghirup aroma lem atau yang biasa disebut ngelem menjadi salah satu ancaman serius selain Narkotika. Untuk itu, peran serta orang tua dan masyarakat sangat penting dalam mencegah perilaku menyimpang tersebut terus terjadi.

Anggota piket jaga Polsek Ampana Kota Aipda Yudi P bersama Aipda Nengah S. dan Briptu Awaludin juga mengungkap aksi ngelem di kalangan remaja.  Sebanyak delapan remaja tertangkap basah sedang pesta ngelem di kantor PGRI Ampana, Senin (9/9/2024) malam. 

Kapolres Touna, AKBP Ridwan J.M Hotagaol, SIK, SH melalui Kapolsek Ampana Kota Iptu Maryanto menjelaskan, mereka diamankan setelah pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat adanya ribut – ribut anak remaja di kantor PGRI Ampana sehingga warga sekitar merasa terganggu.

“Adanya laporan tersebut, Anggota piket jaga Polsek Ampana Kota mendatangi TKP dan mendapati 8 remaja yang sedang nongkrong diduga menghirup lem Fox,” jelas Iptu Maryanto, Selasa (10/9/2024).

Namun, kata Iptu Maryanto, BB tersebut telah dibuang pada saat personil Ampana Kota tiba di TKP, karena di lokasi penerangannya terbatas, sehingga BB tersebut tidak di temukan,

“Kemudian, 8 remaja dengan identitas yakni MAS (14), BDJ (13), AD (13), ANP (13), WP (15), MRE (13), AP (15) dan HN (15), di bawa ke Mapolsek untuk di tindak lanjuti,” ujarnya.

Kapolsek mengungkapkan, dari hasil pendalaman dan keterangan dari 8 remaja tersebut, mereka telah mengakui sedang menghisap Lem Fox agar bisa flay dan rilex.

“Setelah di lakukan pembinaan dan pendataan untuk tidak mengulangi perbuatannya kembali, personil Polsek menghubungi pihak orang Tua maupun Keluarganya untuk datang menjemput ke 8 remaja tersebut untuk diserahkan kepada orang tua maupun keluarganya,” sambungnya.

“Kami memberikan himbauan kepada orang tua agar lebih ketat dalam mengawasi pergaulan remaja. Apabila menemukan atau melihat aktivitas yang mencurigakan, diimbau untuk segera melaporkan ke pihak kepolisian,” pungkasnya. MAN

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *