oleh

Bangun Ketahanan Pangan, Kalapas Ampana Tinjau Pengelolaan Lahan Perkebunan di Area Lapas

-Kabar Ampana-525 Dilihat

TOUNA – Dalam rangka menindaklanjuti arahan Presiden terkait penguatan ketahanan pangan melalui pemberdayaan warga binaan, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Ampana, Luther Toding Patandung meninjau langsung pengelolaan lahan perkebunan di area Lapas, Sabtu (2/11/24).

Didampingi pejabat struktural dan staf bimbingan kerja, Kalapas Luther Toding Patandung bersama warga binaan terpilih melakukan penanaman bibit kacang panjang, ubi jalar, dan ubi kayu.

Usai melakukan penanaman, Kalapas dan tim melanjutkan kontrol ke area kolam ikan dan kolam sayur kangkung, yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan di Lapas Ampana.

Inisiatif ini adalah langkah nyata Lapas Ampana dalam mendukung instruksi Presiden kepada Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk memperkuat ketahanan pangan di lingkup Lapas.

Kalapas Ampana, Luther mengatakan, bahwa upaya ini adalah bagian dari program pembinaan yang bertujuan untuk membekali warga binaan dengan kemampuan bercocok tanam dan merawat sumber pangan, yang diharapkan dapat menjadi keterampilan tambahan ketika mereka kembali ke masyarakat. 

“Kami melihat potensi besar dari lahan dan kolam yang ada di Lapas ini. Selain untuk ketahanan pangan, kegiatan ini juga menjadi sarana peningkatan keterampilan warga binaan,” katanya.

Luther menegaskan bahwa Lapas Ampana akan berusaha semaksimal mungkin memberikan kontribusi nyata dalam program pemerintah untuk membangun ketahanan pangan. 

“Dengan memanfaatkan lahan perkebunan yang cukup luas, serta adanya kolam ikan air tawar dan kolam kangkung, kami optimistis bisa mendukung ketahanan pangan sekaligus memberikan bekal keterampilan bagi warga binaan,” ujarnya.

Ia berharap inisiatif ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat tidak hanya bagi Lapas Ampana, tetapi juga bagi masyarakat sekitar sebagai bentuk dukungan terhadap salah satu dari lima penekanan Presiden terhadap Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

“Dengan adanya program ini, Lapas Ampana tidak hanya berfokus pada pembinaan dari segi mental dan fisik, tetapi juga pada aspek keterampilan yang aplikatif,” tambahnya.

“Program ketahanan pangan ini diharapkan mampu menjadi sarana pengembangan diri warga binaan dan dapat memberikan dampak positif dalam keberlanjutan pembinaan di Lapas Ampana,” pungkasnya. YYA

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *