oleh

Asisten II Touna Tekankan Sinergi Lintas Sektor Hadapi Dampak Kemarau dan Bencana Hidrometeorologi

-Kabar Ampana-634 Dilihat

Kabar Ampana – Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una mulai memasang kuda-kuda menghadapi potensi dampak bencana hidrometeorologi seiring memasuki musim kemarau.

Langkah strategis ini diawali dengan Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral yang digelar di ruang rapat Kantor Bupati Tojo Una-Una pada Kamis (23/4/2026).

Mewakili Bupati, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Moh. Asrar M. Ali, S.Ag., M.Pd.I, membuka secara resmi kegiatan yang diinisiasi oleh BPBD Kabupaten Tojo Una-Una tersebut. Dalam arahannya, Asrar menyoroti dampak nyata perubahan iklim global yang kini mulai dirasakan di wilayah Tojo Una-Una.

Ia menegaskan bahwa musim kemarau ekstrem bukan sekadar fenomena cuaca biasa, melainkan ancaman serius yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), kekeringan, hingga krisis air bersih.

“Kondisi ini berujung pada terganggunya ketahanan pangan masyarakat. Oleh karena itu, kesiapsiagaan menjadi kunci utama kita dalam menekan risiko bencana,” tegas Asrar di hadapan peserta rapat.

Dalam momen tersebut, Asrar mengingatkan agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak bekerja secara parsial atau sendiri-sendiri. Ia meminta adanya pembagian peran yang jelas agar respon di lapangan saat terjadi darurat bencana bisa lebih cepat dan efektif.

Sinergi ini, menurutnya, harus melibatkan seluruh elemen mulai dari TNI, Polri, dunia usaha, hingga jajaran pemerintah di tingkat desa dan kelurahan.

Ia mengajak semua pihak menjunjung tinggi semangat Sivia Patuju (Satu Tujuan) demi menjaga keberlanjutan pembangunan daerah dari ancaman bencana.

“Kita tidak boleh lengah. Selain koordinasi antar-lembaga, edukasi kepada masyarakat juga sangat krusial. Warga harus memiliki pengetahuan dan ketangguhan dalam menghadapi situasi darurat,” tambahnya.

Menutup sambutannya, Moh. Asrar berharap Rakor ini tidak berhenti sebagai agenda seremonial belaka. Ia menginstruksikan penyusunan rencana aksi yang terukur dan penguatan sistem peringatan dini agar informasi potensi bencana dapat tersampaikan ke masyarakat secara cepat dan akurat.

“Mari kita susun langkah nyata yang bisa langsung diimplementasikan. Ini adalah bentuk pengabdian kita untuk memastikan keamanan dan kesejahteraan masyarakat Tojo Una-Una,” pungkasnya.

Agenda ini turut dihadiri oleh Kepala Pelaksana BPBD Touna, Sigit Labolong, S.STP, M.A.P., unsur Forkopimda, para narasumber, serta jajaran Camat dan Lurah se-Kabupaten Tojo Una-Una.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *