Kabar Ampana – Polres Tojo Una-Una terus mengedepankan pendekatan humanis dalam melakukan pembinaan terhadap para tahanan. Salah satunya melalui kegiatan pembinaan rohani yang rutin dilaksanakan setiap malam usai Sholat Magrib di ruang tahanan Mapolres Tojo Una-Una.
Pada Minggu malam (31/5/2026), para tahanan muslim mengikuti kegiatan Sholat Magrib berjamaah yang dilanjutkan dengan membaca Al-Qur’an bersama sebagai bagian dari program pembinaan mental dan spiritual yang digagas Polres Tojo Una-Una.
Kapolres Tojo Una-Una AKBP Yanna Djayawidya, S.I.K., M.H., melalui Kasihumas Iptu Martono mengatakan, pembinaan rohani tersebut merupakan bentuk komitmen Polres Tojo Una-Una dalam memberikan pembinaan yang tidak hanya berfokus pada aspek penegakan hukum, tetapi juga pada pembentukan karakter dan mental para tahanan.
“Fokus kami tidak hanya pada aspek penegakan hukum semata, tetapi juga pada pembinaan mental dan spiritual. Sholat dan mengaji rutin ini merupakan upaya untuk memberikan kesempatan kepada para tahanan merefleksikan diri dan menanamkan kembali nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan mereka,” ujar Iptu Martono.
Menurutnya, kegiatan keagamaan tersebut juga menjadi sarana positif untuk mengisi waktu selama masa penahanan sekaligus membantu menjaga situasi yang aman dan kondusif di lingkungan ruang tahanan.
Ia menjelaskan, pembinaan spiritual yang dilakukan secara rutin diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi para tahanan, terutama dalam membangun kesadaran diri dan memperkuat keimanan.
“Melalui kegiatan ini, para tahanan diharapkan memiliki bekal spiritual yang baik sehingga ketika kembali ke tengah masyarakat dapat menjadi pribadi yang lebih baik dan tidak mengulangi perbuatan yang melanggar hukum,” jelasnya.
Lebih lanjut, Iptu Martono menuturkan bahwa Kapolres AKBP Yanna Djayawidya selalu menekankan pentingnya pendekatan kemanusiaan dalam setiap proses pembinaan terhadap tahanan.
“Bapak Kapolres berpesan agar seluruh personel mengedepankan sisi kemanusiaan dalam memberikan pembinaan kepada para tahanan. Kami berharap melalui bimbingan rohani ini mereka dapat mengambil pelajaran berharga dan memiliki tekad untuk memperbaiki diri setelah menjalani masa hukuman,” pungkasnya.
Program pembinaan rohani tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian Polres Tojo Una-Una dalam membantu para tahanan memperkuat nilai-nilai keagamaan sebagai bekal menjalani kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.












Komentar