Kabar Ampana — Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Tojo Una-Una (Touna) menunjukkan kepedulian nyata terhadap dunia pendidikan melalui program 100 hari kerja Kapolri bertajuk “Polisi Bersama Masyarakat” (PBM).
Kapolres Tojo Una-Una, AKBP Yanna Djayawidya, S.I.K., M.H., memimpin langsung kegiatan bertema Polisi Peduli Pendidikan dengan menjadi pembina upacara bendera di SMKN 3 Touna, Jalan Tadulako, Desa Sansarino, Kecamatan Ampana Kota, Kabupaten Touna, Senin (26/10/2026) pagi.
Kegiatan yang berlangsung pukul 07.00 hingga 07.45 Wita ini turut dihadiri oleh Kabag Ops AKP Kukuh Edy Purwanto, Kasat Binmas AKP Agus Habibie, Kasat Lantas AKP Hendrik Siswanto, S.H., M.H., serta personel Sat Binmas, Sat Lantas, dan Sie Humas Polres Touna.
Dalam arahannya di hadapan para guru dan ratusan siswa, AKBP Yanna Djayawidya menyampaikan sejumlah pesan penting demi pembentukan karakter generasi muda yang tangguh dan taat hukum.
Kapolres menekankan pentingnya peran pelajar dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. Ia secara tegas mengingatkan para siswa agar tidak melakukan tindakan perundungan (bullying) dalam bentuk apa pun kepada sesama teman.
“Tindakan bullying tidak hanya merugikan korban secara psikologis, tetapi juga dapat berakibat pada proses hukum. Saling menghargai dan mendukung antarteman adalah kunci menciptakan suasana belajar yang kondusif,” ujar AKBP Yanna.
Selain kekerasan di sekolah, ancaman penyalahgunaan narkotika di kalangan remaja juga menjadi sorotan tajam. Kapolres meminta seluruh pelajar agar senantiasa waspada dan membentengi diri dari pengaruh gelap barang haram tersebut.
“Narkoba adalah musuh bersama yang dapat menghancurkan masa depan kalian. Jangan pernah mencoba-coba, sekecil apapun bentuknya,” tegasnya.
Di era digital saat ini, AKBP Yanna mengajak para siswa untuk lebih cerdas dan santun dalam menggunakan media sosial. Ia mengingatkan pentingnya menyaring setiap informasi yang diterima sebelum membagikannya ke ruang publik guna menangkal penyebaran berita bohong (hoaks).
“Saring sebelum sharing. Pastikan informasi yang diterima benar dan tidak mengandung ujaran kebencian yang dapat memecah belah persatuan,” pesan Kapolres.
Kehadiran orang nomor satu di jajaran Polres Touna ini disambut dengan antusias dan respon positif oleh pihak sekolah. Kepala sekolah, dewan guru, serta para pelajar SMKN 3 mengapresiasi langkah preemtif kepolisian yang turun langsung memberikan edukasi dan pembinaan langsung di lingkungan sekolah.







Komentar