Kabar Ampana — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali melanda areal perkebunan warga di Desa Tojo, Kecamatan Tojo, Kabupaten Tojo Una-Una, tepatnya di kawasan belakang SMAN 2 Tojo, Jumat (30/10/2026) malam.
Kasubsatgas Preventif Polsek Tojo dan Polsubsektor Tojo Barat sekaligus Kapolsek Tojo, Iptu I Gusti Lanang Mardika, S.H., bergerak cepat memimpin langsung penanganan di lapangan setelah menerima laporan dari Bhabinkamtibmas Desa Tojo, Aipda Putu Radiasa, sekitar pukul 20.10 WITA.
Mendapat laporan tersebut, Iptu I Gusti Lanang Mardika langsung menggelar apel malam pengecekan personel Subsatgas Preventif Ops Aman Nusa II Tinombala Polsek Tojo pada pukul 20.20 WITA, sebelum bergegas menuju lokasi menggunakan kendaraan roda empat.
Kepada media, Iptu I Gusti Lanang Mardika mengungkapkan bahwa upaya pemadaman menghadapi tantangan berat karena titik api berada di kawasan perbukitan dan tebing curam. Lokasi tersebut berjarak sekitar 1 kilometer dari SMAN 2 Tojo.
“Kondisi lahan yang terbakar berada di perbukitan atau tebing dengan jarak sekitar 1 kilometer dari SMAN 2 Tojo, sehingga menjadi hambatan bagi personel saat melakukan pemadaman,” ujar Iptu I Gusti Lanang Mardika.
Kendati demikian, berkat kesigapan tim gabungan, kobaran api besar berangsur-angsur mereda. Menjelang Sabtu dini hari (31/10/2026) sekitar pukul 01.40 WITA, cahaya api yang sebelumnya menyala terang dilaporkan sudah tidak terlihat lagi.
Operasi pemadaman ini melibatkan kekuatan penuh dari berbagai unsur. Tercatat sebanyak 6 personel Polri, 3 personel Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), 2 personel BPBD, 1 personel TNI, 6 personel Manggala Agni, serta dukungan dari Masyarakat Peduli Api (MPA) dan warga setempat bahu-membahu memadamkan api menggunakan 2 unit mobil Damkar dan alat hand prayer.
Meskipun kobaran api utama telah padam, aparat gabungan tidak lantas lengah. Seluruh personel siaga melakukan penjagaan di sekitar SMAN 2 Tojo hingga pukul 03.30 WITA demi mengantisipasi kembalinya api.
“Hingga pukul 03.30 WITA, personel masih melakukan penjagaan di lokasi SMAN 2 Tojo karena masih terpantau titik bara api yang mengeluarkan asap,” tambahnya.
Terkait penyebab kejadian, Iptu I Gusti Lanang Mardika menyampaikan bahwa berdasarkan dugaan sementara, api berawal dari kawasan padang Kambula.
Hingga saat ini, pihak kepolisian bersama instansi terkait terus memantau situasi di lapangan guna memastikan lokasi benar-benar aman dari potensi kemunculan titik api susulan.











Komentar