Kabar Ampana – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Ampana, Kanwil Kemenkumham Sulteng, mengikuti kegiatan koordinasi dan persiapan pembinaan penguatan kolaborasi antara puskesmas, klinik pratama, dan TPMD dalam pelayanan program prioritas yang mencakup Tuberkulosis (TB), Hipertensi, dan Diabetes Mellitus (DM) yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan, Pengendelian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Touna, Jumat (17/5/2024).
Pada kesempatan ini Lapas Ampana diwakili oleh dr. Edy Surantah dan staf umum Lapas bersama 30 peserta yang berasal dari berbagai klinik dan praktek mandiri yang berada di Kabupaten Touna.
Kegiatan ini menghadirkan Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Murni Ende dan Kpelas Seksi Asriani sebagai narasumber yang memberikan materi terkait TPMD dalam pelayanan program prioritas yang mencakup Tuberkulosis (TB), Hipertensi, dan Diabetes Mellitus (DM).

Pada kesempatan ini, Murni Ende selaku Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan mengatakan tujuan pelaksanaan koordinasi ini sabagai acuan bagi Dinkes Kab/Kota dalam menyediakan panduan bagi dinas kesehatan kabupaten/kota dalam mengintegrasikan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP).
“Menyusun konsep integrasi pelayanan kesehatan yang efektif di FKTP, menyediakan mekanisme penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang terintegrasi di FKTP, Membuat acuan dalam penyusunan dokumen komitmen seperti surat keputusan dan memorandum of understanding (MoU) serta Care Pathway yaitu enyusun acuan dalam pembuatan jalur perawatan (care pathway) terkait program prioritas nasional dan daerah,“ kata Murni.
Sementara itu, Kalapas Kelas IIB Ampana, Mansur Yunus Gafur menegaskan bahwa kehadiran Lapas Ampana dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen Lapas Ampana dan seluruh pihak terkait dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya dalam menangani penyakit-penyakit prioritas yang berdampak besar pada kesehatan masyarakat
“Dengan adanya kegiatan koordinasi ini, diharapkan pelaksanaan pelayanan program prioritas (TB, Hipertensi, dan DM) dapat berjalan dengan optimal. Hal ini juga bertujuan untuk memperkuat kolaborasi antar berbagai fasilitas kesehatan dalam memberikan pelayanan yang lebih efektif dan efisien kepada masyarakat, termasuk warga binaan di Lapas Ampana,” ujar Kalapas.
Sumber : Humas-Laspana
Editor : Yahya Lahamu







Komentar