oleh

Pemkab Tojo Una-Una dan OJK Sinergi Perangi Pinjol dan Investasi Ilegal

-Kabar Ampana-346 Dilihat

Kabar Ampana – Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una mengambil langkah proaktif dalam melindungi warganya dari ancaman keuangan ilegal. Bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Pemkab menggelar sosialisasi untuk memerangi pinjaman online (pinjol) dan investasi bodong yang merugikan masyarakat.

Acara yang berlangsung di Kantor Bupati pada Kamis (18/09/2025) ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Surya, S.Sos., M.Si., dan dihadiri Kepala OJK Provinsi Sulawesi Tengah, Bonny Hardi Putra, serta para pejabat pemerintah daerah.

Perangkat Daerah Jadi Garda Terdepan

Dalam pidatonya, Wakil Bupati Surya menyoroti pentingnya peran perangkat daerah dalam upaya perlindungan masyarakat. Ia menekankan bahwa camat, kepala desa, dan lurah adalah pihak pertama yang berinteraksi langsung dengan warga.

Oleh karena itu, peningkatan pengetahuan dan kewaspadaan mereka terhadap modus-modus penipuan finansial sangatlah krusial.

“Tujuan utama sosialisasi ini adalah memperkuat pemahaman aparatur pemerintah daerah sebagai garda terdepan dalam mengedukasi masyarakat,” ujar Surya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat membekali mereka dengan kemampuan deteksi dini agar tidak ada lagi warga yang menjadi korban.

Ajak Masyarakat Lebih Waspada dan Cerdas

Wakil Bupati Surya juga mengajak masyarakat Tojo Una-Una untuk lebih waspada dan cerdas dalam mengelola keuangan. Ia secara tegas mengingatkan bahaya pinjol ilegal yang menawarkan bunga tinggi dan skema investasi yang menjanjikan keuntungan tidak masuk akal.

“Kita tidak ingin ada lagi warga yang terjerat. Untuk itu, peran aktif semua pihak dalam menyebarkan informasi yang benar sangat penting,” tegasnya. Surya berharap, melalui sosialisasi ini, masyarakat dapat memilih lembaga jasa keuangan yang legal dan terdaftar di OJK.

Ia menutup pidatonya dengan mengajak seluruh peserta menjadi “agen perubahan” yang menyebarkan informasi bermanfaat ini di wilayah kerja masing-masing.

Dengan dukungan berkelanjutan dari pemerintah daerah dan OJK, diharapkan tingkat literasi keuangan masyarakat akan meningkat, menciptakan ekosistem keuangan yang lebih aman dan terpercaya bagi semua.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *